oleh

MAN 3 Kota Mataram Gelar Bimtek KBC Berbasis Deep Learning, Guru Didorong Adaptif terhadap Teknologi

NTB.SIN.CO.ID – MAN 3 Kota Mataram kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan pendekatan Deep Learning sebagai upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan. Meskipun kegiatan serupa telah dilaksanakan sebelumnya, bimtek kali ini menjadi momentum untuk semakin memperdalam pemahaman sekaligus menyempurnakan implementasi KBC di ruang-ruang kelas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram, Lalu Mufti Sadri, M.A., yang dalam sambutannya mengajak seluruh dewan guru untuk mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, serta berani berbagi pengalaman dalam menerapkan pembelajaran inovatif.

Baca Juga  Peringati Peristiwa G30S 1965, Pemkab Temanggung Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang

“Perubahan dunia pendidikan berlangsung sangat cepat. Guru tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga harus mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, memanfaatkan teknologi secara bijaksana, dan menghadirkan pengalaman belajar yang mampu membangun karakter, kreativitas, serta daya pikir kritis peserta didik,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa pendekatan Deep Learning bukan sekadar memanfaatkan perangkat digital, melainkan membangun proses belajar yang mendalam, kolaboratif, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan memecahkan masalah, berkomunikasi, dan beradaptasi menghadapi tantangan abad ke-21.

Baca Juga  Kemhub Tengah Siapkan Kapal Guna Isolasi Terpusat di Lampung dan Bangka Belitung

Selama bimtek berlangsung, para guru mengikuti berbagai sesi yang dirancang secara interaktif. Peserta diajak mengeksplorasi strategi pembelajaran berbasis teknologi, merancang aktivitas yang mendorong berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), serta mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Antusiasme para guru terlihat dari keaktifan dalam berdiskusi, bertukar ide, hingga menyusun rancangan pembelajaran yang lebih inovatif. Semangat kolaborasi ini menjadi bukti bahwa transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kemauan pendidik untuk terus belajar dan berkembang.

Baca Juga  Ketua Umum SMSI Firdaus: Kita Tingkatkan Kebersamaan untuk Menjaga Negeri

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik agar mampu melahirkan pembelajaran yang inspiratif, humanis, dan berbasis teknologi. Dengan guru yang terus belajar, madrasah optimistis dapat mencetak generasi yang berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, serta siap menghadapi dinamika dunia yang semakin digital.

Bimtek KBC dengan pendekatan Deep Learning diharapkan menjadi penggerak lahirnya budaya belajar sepanjang hayat di kalangan guru, sehingga inovasi pembelajaran terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di MAN 3 Kota Mataram.

News Feed